Home » News » Ragam Karnaval Di Banyuwangi

Ragam Karnaval Di Banyuwangi

Kota Banyuwangi memang dikenal sebagai salah satu kota tujuan untuk berlibur bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tak hanya memiliki objek-objek wisata yang eksotis dan menarik, banyak wisata hiburan lainnya yang dapat anda nikmati di Kota Banyuwangi.

Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja, wisata budaya, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, Banyuwangi juga dikenal sebagai kota yang selalu menyelenggarakan berbagai karnaval menarik, bahkan tak hanya dalam skala nasional saja namun juga internasional. Hal ini lah yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi kota Banyuwangi di mata para traveller.

Nah bagi anda yang ingin berkunjung ke Kota Banyuwangi, berikut ini ada beberapa karnaval yang di selenggarakan kota Banyuwangi yang tak boleh anda lewatkan.

Banyuwangi Etho Carnival

Banyuwangi Etho Carnival (BEC) merupakan event karnaval yang cukup populer di Banyuwangi dan merupakan event tahunan yang selalu digelar pemerintah Banyuwnagi. Karnvala ini merupakan rangkaian acara dari Banyuwangi festival yang diadakan di Kabupaten Banyuwangi.

Rute dari karnaval ini melewati Taman Blambangan – Kantor Bupati Kota Banyuwangi dengan melewati jalanan protocol hingga sepanjang 2.2 km. tujuan dari adanya karnaval ini diharapkan agar Pemerintah dapat menjembatani modernisasi antara seni lokal budaya yang tumbuh dan berkembang serta menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Kota Banyuwangi.

Event ini diadakan dalam bentuk parade dengan skala Internasional namun tidak mengubah nilai-nilai dari spirit dan filosofinya yang sudah berkembang di masyarakat.

Scout Lantern Carnival

Acara ini merupakan serangkaian dari Hari Ulang tahun (HUT) Gerakan Pramuka yang dimeriahkan oleh 2500 penggalang Pramuka dengan penampilan kreasi-kreasi lampion yang memiliki tema pramuka.

Acara ini diadakan setiap tahunnya dengan tujuan peringatan ulang tahun Pramuka. Kegiatan ini menjadi hiburan yang cukup ditunggu tunggu oleh masyarakat Banyuwangi.

Banyuwangi Night Carnaval (Festival Kuwung)

Banyuwangi Night Carnaval “Festival Kuwung Banyuwangi) merupakan salah satu event seni dan budata sekaligus acara yang digelar untuk memperingati HUT Banyuwangi.

Karnaval ini dikemas dengan beragam tradisi yang dipertunjukkan dengan pawai yang megah. Tak hanya aksi penari dan teatrikal lainnya saja, banyak pawai mobil dengan beragam aneka lampu dengan menampilkan miniature-miniatur budaya daerah.

Belum lagi dengan tambahan iringan music tradisional serta pendukung acara yang dibalut dengan konstum atraktif makin membuat acara semakin meriah. Untuk di tahun 2017, festival ini akan diadakan pada bulan  Desember.

Festival “Kawitan” Temenggunan

Kampung wisata Temenggunan merupakan salah satu kampung yang berada di Kota Banyuwangi yang dikenal dengan beragam potensi di dalamnya. Mulai dari wisata sejarah, spiritual, seni budaya, heritage, dan kuliner.

Tak heran jika pemerintah Kota Banyuwangi mulai memperkenalkan potensi Desa Temenggunan secara luas. Untuk itu latar belakang Festival Kampong Temenggunan ini digelar.

Festival ini akan diisi berbagai kesenian menarik, mulai dari music tradisional, world music, music kontemporere, pentas sastra, performance art, kuliner, budaya, pameran lukisan, foto, dan batik. Untuk pengisi acaranya mendatangkan langsung seniman asing dan seniman lokal untuk memeriahkan acara ini.

Festival Gandrung Sewu

Tari gandrung merupakan salah satu kesenian khas yang lahir dan berkembang di Kota Banyuwangi. Warga Banyuwangi sendiri menerjemahkan tarian Ganrung sebagai bentuk kekaguman dan terpesona  penduduk Blambangan pada Dewi Sri sebagai Dewi Padi.

Gandrung sewu menjadi salah satu event yang cukup special dengan melibatkan lebih dari 1000 penari dengan latar belakang pantai yang dikemas secara nasional dan tema unik membumi.

Sehingga hal ini tentu saja memberikan penghargaan yang luar biasa kepada penari gandrung untuk tampil di banyak wisatawan. Tak hanya sekedar pertunjukan tari, Gandrung Sewu ini merupakan konsolidasi budaya dengan melibatkan banyak pihak di dalamnya.

Festival Bakul (Banyuwangi Kuliner)

Festival Banyuwangi Kuliner ini merupakan salah satu acara tahunan yang diselenggarakan pemerintah Kota Banyuwangi. Setiap tahunnya festival kuliner ini akan mempromosikan kuliner khas Banyuwangi yang berbeda.

Untuk di tahun 2017, festival kuliner ini menghadirkan kuliner pecel pitik yang menjadi kuliner khas dari Suku Osing Banyuwangi.

Festival Rowo Bayu

Perang Puputan Bayu merupakan perang terakhir yang dialami oleh warga Banyuwangi ketika melawan penjajah Belanda di tahun 1771. Saat itu seluruh pejuang bertempur dengan mati-matian hingga titik darah penghabisan di pinggir Hutan Bayu pada 18 Desember 1771.

Untuk mengenang jasa para pahlawan Blambangan yang bertempur dalam Perang Bubutan Bayu, untuk itu festival ini digelar oleh Pemerintah Kota Banyuwangi. Acara tahunan ini digelar di Desa Bayu, dengan menggelar beragam kegiatan, mulai dari kirab pusaka Blambangan, Napak Tilas pahlawan, dan masih banyak lainnya.

Acara dimulai dengan mengarak sebanyak 47 pusaka sepanjangn 3km lalu memandikannya dengan air bunga di kawasan Wisata Rowo Bayu. Setelah itu barulah semua pusaka dan senjata disimpan kembali.

Ijen Summer Jazz

Bagi anda penikmat music jazz, jangan sampai anda melewatkan festival music jazz terbesar yang satu ini. Berlokasi di kaki gunung ijen, Banyuwangi, festival music ini memang rutin digelar dan mendatang beragam musisi jazz populer.

Tak hanya menikmati music jazz, disini anda juga bisa menikmati pemandangan alam yang menakjubkan di Gunung Ijen. Tak hanya itu saja, anda juga bisa melihat berbagai pameran lkarya seni lainnya yang berada di resort.

Festival Ngopi Sepuluh Ewu

Festival ngopi ini bukanlah festival kopi biasa, festival rutin ini dilakukan setiap tahunnya di Desa Kemiren Banyuwangi. Tak hanya menunjukkan cita rasa dari kopi, pembuatan kopi, dan lainnya namun juga menjalin persaudaran diantara sesama.

Di festival ini, akan ada edukasi mengenai kopi. Jenis jenis kopi yang disuguhkan merupakan kopi khas asli Banyuwangi, sehingga dengan adanya festival ini masyarakat dapat mengetahui kopi asli dari Banyuwangi.

Ide festival ini muncul dikarenakan tradisi ngopi bareng yang diusung oleh masyarakat Desa Kemiren sendiri.

Ciri khas dari Festival Ngopi ini adalah cangkir yang digunakan untuk menghindan kopi dalma bentuk serta motif yang beragam. Biasanya cangkir kopi ini dihadiahkan pada pernikahan masyarakat Using. Jika dihitung jumlah kepala keluarga di Desa Kemiren, akan ada total 10.000 cangkir yang disediakan di tempat ini.

Sehingga festival ini dinamakan Festival Ngopi Sepuluh Ewu (Sepuluh Ribu). Bagi anda pecinta kopi, tentu saja acara ini akan sangat menarik untuk dikunjungi.

Nah itu tadi beberapa karnaval atau festival menarik yang bisa anda datangi saat berlibur di Kota Banyuwangi. Tentu saja masih banyak festival dan karnaval menarik lainnya yang dapat anda datangi di Kota Banyuwangi. Setidaknya terdapat 72 event yang bisa anda pilih saat berlibur di Kota ini. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

three − 2 =